Bab 4 : Bukan Rahasia

   Sesampainya di rumah,Baron menceritakan kejadiannya kepada pembantunya, mba din.Mba Din kemudian menelpon tukang urut satu-satunya di komplek, katanya akan datang setengah jam lagi karena masih ada yang diurut.Tapi Baron sudah sangat kesakitan di tangan. Dia mengolesi minyak gosok yang dapat menyembuhkan bengkak dengan harapan bisa mengurangi rasa sakit. Rasa sakit yang dirasakan Baron bukan seperti bengkak biasa, Baron hanya bisa menyimpan rasa gelisahnya. 
   Setengah jam berlalu dan tukang urutnya pun datang ke rumahnya.
   "Misi, mba Din?!"
   "Oiya bu, masuk. "
   "Siapa yang mau diurut? "
   "Ini si Ron, tangannya bengkak gara gara jatuh ketabrak"
   "Ohh,coba mana Ron. "
   "Nih bu, sakit banget ga kayak bengkak biasa. Apa patah ya bu? "
   "Hmm enggak lah ga mungkin patah,paling cuma uratnya doang yang kenapa napa. "
   Baron pun mulai diurut dan merasakan sakit yang sakit sekali. 
   "Aduuuh bu, pelan pelan"
   "Ini udah pelan, tahan aja, namanya juga uratnya"
   Satu jam berlalu dan tukan urutnya pun sudah dibayar dan pulang, tapi Baron masih merasakan sakit. Akhirnya karena Ayahnya sudah pulang karena Baron memberitahunya lewat sms, ayahnya mau membawa Baron ke rumah sakit. 
   Pukul 2 siang, Baron sampai di rumah sakit dan akhirnya setelah pemeriksaan dinyatakan Baron mengalami patah tulang di bagian area pergelangan tangan kiri.
   Kemudian,Baron pun langsung dirawat.Dia dibawa ke suatu ruangan dan ditidurkan di atas ranjang. Kemudian dipasang infus lalu agak lama setelahnya barulah Baron dibawa ke ruangan lain yang nantinya Baron akan dibius dan dipasangkan gibs.Saat selang infus dilepas dan akan diganti obat bius, Baron langsung memejamkan mata,dia tidak tahu apakah sakit atau tidak, bereaksi cepat atau tidak.
   Sesadarnya dia bangun, saat membuka mata yang dia lihat semua buram tapi lama kelamaan kembali normal.Papanya ada di sampingnya menunggui Baron.
----------
   Keesokkan siangnya Baron didatangi teman temannya. Baron tidak senang,karena mereka bisa tahu tentang kakaknya Baron. Jadi Baron menyuruh mba Din untuk memberitahu mereka kalau Baron sedang tidur.Tapi setelah mba Din keluar pintu kakaknya,Daniel berteriak teriak seperti orang gila, Baron yang saat itu mengintipi teman temannya lewat tirai jendela melihat bahwa mereka kebingungan dengan suara itu dan kakaknya tiba tiba keluar.Berteriak teriak, bertingkah aneh dan membuat teman teman Baron kabur. Baron mendengar ada yang bertanya. 
   "Itu siapa di rumahnya si ron?"
   "Itu kakanya."salah seorang menjawab
Dan Baron tahu itu adalah suara Gery sahabatnya karena hanya Gery yang tahu kondisi kakaknya Baron. 

Komentar

Postingan Populer