Bab 2 : Hari pertama
Inilah hari pertama Baron menginjak kelas 1 di sekolah menengah pertama. Seperti biasa,sekolah melakukan masa orientasi siswa. Siswa disuruh ini-itu dan sebagainya.Semuanya masih berjalan lancar dan perasaan Baron biasa biasa saja.Dan hari pertama kegiata belajar mengajar,barulah Baron mempunyai teman dari pindahan sekolah lain yang tidak sama dengan dirinya. Baron berasal dari sekolah dasar SSM.Dia memiliki sahabat sebayanya dari sekolah dasar,Gery.Untungnya mereka sekelas.
Baron dan Gery selalu berdua karena mereka tidak mempunyai teman lain yang dekat di kelas,ke kantin bersama, membeli makan. yang sama,duduk 1 meja dan lain-lain.
Pelajaran pertama mereka di kelas adalah Matematika. Seperti biasa, perkenalan guru dan absen siswa. Baron sangat membenci matematika jadi dia mengajak ngobrol Gery, membicarakan gurunya dan membuat lawakan gurunya.Sang guru melihat Baron mengobrol dengan Gery dan menegur mereka.
"Hey,itu yang di belakang jangan ngobrol dulu."
"Iya Pak,maaf."balas Baron
Baron sangat malu ketika seisi kelas menatapnya padahal Baron juga masih belum mengenal nama mereka dan sebaliknya.
"Masih murid baru,tingkahnya sudah begini.Memang kamu sudah mengerti apa yang saya ajarkan? "
Kemudian,guru itu kembali menuliskan rumus di papan tulis.Dalam hati Baron sudah muncul perasaan benci yang pertama di SMP SSM1.
Ketika bel pergantian pelajaran berbunyi akhirnya dia bisa bernafas dengan bebas tanpa ada guru yang dibencinya tadi.
"Siapa tadi nama gurunya?"tanya Baron ke Gery
"Pak Andre,"jawab Gery kurang yakin
"Botak lu!" ucapnya ke arah pintu kelas yang baru saja dilalui Pak Andre
"Ahaha,masih murid baru udah mau jadi jagoan,"ucap Gery
"Biasa jagoan," balas Baron.
Baron dan Gery selalu berdua karena mereka tidak mempunyai teman lain yang dekat di kelas,ke kantin bersama, membeli makan. yang sama,duduk 1 meja dan lain-lain.
Pelajaran pertama mereka di kelas adalah Matematika. Seperti biasa, perkenalan guru dan absen siswa. Baron sangat membenci matematika jadi dia mengajak ngobrol Gery, membicarakan gurunya dan membuat lawakan gurunya.Sang guru melihat Baron mengobrol dengan Gery dan menegur mereka.
"Hey,itu yang di belakang jangan ngobrol dulu."
"Iya Pak,maaf."balas Baron
Baron sangat malu ketika seisi kelas menatapnya padahal Baron juga masih belum mengenal nama mereka dan sebaliknya.
"Masih murid baru,tingkahnya sudah begini.Memang kamu sudah mengerti apa yang saya ajarkan? "
Kemudian,guru itu kembali menuliskan rumus di papan tulis.Dalam hati Baron sudah muncul perasaan benci yang pertama di SMP SSM1.
Ketika bel pergantian pelajaran berbunyi akhirnya dia bisa bernafas dengan bebas tanpa ada guru yang dibencinya tadi.
"Siapa tadi nama gurunya?"tanya Baron ke Gery
"Pak Andre,"jawab Gery kurang yakin
"Botak lu!" ucapnya ke arah pintu kelas yang baru saja dilalui Pak Andre
"Ahaha,masih murid baru udah mau jadi jagoan,"ucap Gery
"Biasa jagoan," balas Baron.
Komentar
Posting Komentar